Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMS

PBSI FKIP UMS Gelar Temu Pembimbing Akademik 2025: Perkuat Silaturahmi dan Pendampingan Akademik Mahasiswa

Dalam upaya memperkuat peran pembimbing akademik dalam mendampingi mahasiswa, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Temu Pembimbing Akademik (PA) 2025. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi dosen pembimbing akademik untuk bersilaturahmi, berdiskusi, serta merumuskan langkah-langkah efektif dalam memberikan pendampingan akademik kepada mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh dosen pembimbing akademik PBSI FKIP UMS dan jajaran pengelola program studi. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga wadah refleksi atas pelaksanaan bimbingan akademik selama ini. Para dosen PA diajak untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta menemukan solusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa selama menempuh studi.

Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D selaku Kaprodi PBSI FKIP UMS menegaskan bahwa pembimbing akademik memegang peran sentral dalam mengarahkan mahasiswa agar mampu menyelesaikan studi secara optimal, baik dari aspek akademik maupun non-akademik. Oleh karena itu, kegiatan temu PA ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik yang suportif, komunikatif, dan produktif.

Selain membahas isu-isu akademik, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya aspek psikologis dan emosional dalam proses pembimbingan. Dosen PA tidak hanya berperan sebagai pengarah studi akademik, tetapi juga sebagai figur yang memberi motivasi dan dukungan moral kepada mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan akademik. Agar dapat memberikan efek positif kepada mahasiswa untuk merasa nyaman dalam melalui proses studi di Prodi PBSI FKIP UMS.

Melalui kegiatan Temu Pembimbing Akademik 2025 ini PBSI FKIP UMS menegaskan, komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat fungsi pembimbingan yang humanis. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai empati, komunikasi, dan kepedulian terhadap perkembangan mahasiswa secara holistik.

Dengan semangat kolaboratif dan kekeluargaan yang kuat, kegiatan ini menjadi langkah konkret PBSI FKIP UMS dalam membangun ekosistem akademik yang inklusif dan berdaya saing, sekaligus mencerminkan visi UMS sebagai universitas yang unggul dan berkemajuan.

Scroll to Top