
Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lolos seleksi final Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) tahun 2025.
Keempat mahasiswa tersebut terdiri atas dua mahasiswa yang lolos program KKN-DIK Luar Jawa 2026 di Universitas Muhammadiyah Kendari, yaitu Hasna Hanifa Haryanto (A310230056) dan Sahwa Aurelia (A310230060). Sementara dua mahasiswa lainnya, Annisa Ayu Lestari (A310230077) dan Maya Ratu Fadilla (A310230053), berhasil melangkah ke tahap final KKN-DIK Luar Negeri 2026.
Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga mengembangkan kompetensi sosial, budaya, dan kepemimpinan di masyarakat, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.
KKN-DIK merupakan program strategis Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian lintas daerah bahkan lintas negara. Program ini bertujuan menumbuhkan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi, memperkuat nilai kebangsaan, serta memperluas wawasan global mahasiswa.
Ketua Prodi PBSI FKIP UMS, Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D. menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian keempat mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Prodi PBSI UMS memiliki kualitas akademik, semangat pengabdian, dan kesiapan untuk berkontribusi di berbagai level, baik di dalam maupun di luar negeri.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk terus mendorong mahasiswa agar aktif berpartisipasi dalam berbagai program nasional dan internasional. Mereka tidak hanya membawa nama baik program studi, tetapi juga mengharumkan fakultas (FKIP) dan kampus (UMS) di kancah yang lebih luas,” ujarnya.
Partisipasi mahasiswa PBSI UMS dalam KKN-DIK 2026 menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengambil peran aktif dalam pengabdian masyarakat. Selain menjadi ajang penerapan ilmu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kolaborasi, dan kepemimpinan.
Dengan lolosnya empat mahasiswa PBSI UMS pada program KKN-DIK di luar Jawa dan luar negeri, diharapkan semakin banyak mahasiswa Prodi PBSI FKIP UMS yang termotivasi untuk mengembangkan diri serta berkontribusi dalam membangun masyarakat global yang berdaya dan berkeadaban.