
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui Program Rekognisi yang berlangsung mulai November hingga akhir Desember 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen PBSI FKIP UMS dalam memperluas jejaring akademik serta memperkuat wawasan global mahasiswa di bidang bahasa dan sastra.
Dalam program tersebut, PBSI FKIP UMS menghadirkan dua dosen tamu istimewa yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di Leiden University, Belanda.
Pertama, Rahmatan Idul, M.A., PhD Candidate in Linguistics di Leiden University Centre for Linguistics, yang akan mengampu mata kuliah Perbandingan Bahasa Nusantara untuk Kelas B. Program ini berlangsung dari 10 November hingga 29 Desember 2025 dan diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom serta YouTube PBSI UMS.
Kedua, Rianti Manullang, M.Hum., PhD Candidate in Literary Studies di Leiden University Centre for the Arts in Society. Beliau akan berbagi ilmu dalam mata kuliah Ilmu Perbandingan Sastra Kelas B, yang akan berlangsung dari 14 November 2025 hingga 2 Januari 2026 melalui platform yang sama.
Kehadiran dua dosen tamu internasional ini menjadi langkah strategis PBSI FKIP UMS dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa. Melalui program rekognisi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi perkuliahan dari perspektif nasional, tetapi juga memahami dinamika kajian linguistik dan sastra dalam konteks global.
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa PBSI FKIP UMS terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia agar mampu berdaya saing internasional. Dengan semangat kolaborasi global dan komitmen akademik yang tinggi, PBSI FKIP UMS menegaskan posisinya sebagai program studi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebahasaan dunia.