
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring internasional melalui kolaborasi akademik dengan Fatoni University Thailand. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menjadi penanda penting bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak lagi bergantung pada ruang fisik, melainkan pada keseriusan membangun kerja sama keilmuan yang berkelanjutan dan bermakna.
Kegiatan kolaborasi akademik ini dipandu langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta yang juga guru besar serta dosen PBSI FKIP UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Dalam forum tersebut, Prof. Harun menegaskan bahwa kerja sama lintas negara merupakan bagian strategis dari penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan bahasa dan sastra yang berorientasi global namun tetap berakar pada nilai lokal dan keilmuan.
Dari unsur pengelola di bidang kerja sama di bidang internasional, kegiatan ini dihadiri Kasubdit Pengembangan Kemitraan Akademik dan Mobilitas Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Hepy Adityarini, M.A., Ph.D. Kehadirannya mencerminkan dukungan kelembagaan yang kuat terhadap kolaborasi PBSI FKIP UMS dengan Fatoni University, sekaligus membuka peluang konkret pengembangan program mobilitas akademik, riset kolaboratif, dan publikasi internasional.
Keterlibatan pimpinan fakultas dan program studi semakin menguatkan arah kolaborasi ini. Wakil Dekan I FKIP UMS yang juga dosen PBSI FKIP UMS, Dr. Miftakhul Huda, M.Pd., menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan daya saing lulusan. Sementara itu, Kaprodi PBSI FKIP UMS, Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D., bersama Sekprodi Gallant Karunia Assidik, S.Pd., M.Pd., memaparkan komitmen program studi dalam mengintegrasikan kerja sama internasional ke dalam kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Serta pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di Fatoni University Thailand.
Aspek penjaminan mutu turut menjadi perhatian melalui kehadiran Unit Penjaminan Mutu (UJM) PBSI FKIP UMS, Drs. Zainal Arifin, M.Hum. Hal ini menandakan bahwa kolaborasi akademik tidak hanya berorientasi pada perluasan jejaring, tetapi juga pada kesesuaian standar mutu dan keberlanjutan program. Dari pihak mitra, perwakilan Fathoni University Thailand menyambut positif kerja sama ini sebagai ruang pertukaran keilmuan, bahasa, dan budaya yang saling memperkaya.
Secara opini, kolaborasi akademik PBSI FKIP UMS dengan Fatoni University Thailand merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan global pendidikan tinggi. Pemanfaatan platform digital menunjukkan adaptasi institusi pendidikan terhadap dinamika zaman, sekaligus memperluas akses kolaborasi tanpa sekat geografis. Jika dikembangkan secara konsisten dan berorientasi pada luaran nyata, kerja sama ini berpotensi memperkuat posisi PBSI FKIP UMS sebagai pusat pengembangan pendidikan bahasa yang berwawasan internasional dan berkontribusi aktif dalam jejaring akademik Asia Tenggara.