Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menggelar kegiatan tahunan Latihan Kepemimpinan Manajemen Tingkat Dasar dan Motivasi Organisasi (LKMMD & MO) dengan tema “Cerdas Bermedia, Cerdas Berorganisasi, Tuntas Manajemen Diri.” Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kesadaran berorganisasi sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan yang visioner dan adaptif di tengah tantangan era digital.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Drs. Zainal Arifin, M.Hum., selaku Unit Penjaminan Mutu Program Studi. Dalam sambutannya, Zainal Arifin menegaskan bahwa mahasiswa unggul bukan hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kecakapan memimpin dan mengelola diri. “Untuk menjadi mahasiswa yang unggul hendaknya melatih jiwa kepemimpinan yang ada dalam diri, karena itu adalah dasar Anda ketika terjun dan berdampak di masyarakat,” tegasnya.

Tema kegiatan “Cerdas Bermedia, Cerdas Berorganisasi, Tuntas Manajemen Diri” bukan sekadar slogan, tetapi sebuah refleksi akan pentingnya kemampuan literasi digital dan tanggung jawab sosial mahasiswa di tengah derasnya arus informasi. Di era di mana media sosial menjadi ruang utama dalam membentuk opini publik, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan media secara bijak, kritis, dan produktif.
Dalam sesi materi, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yakni Rahmat Puja Kusuma, Promono Widi Kurniawan, dan Teguh Jairyanur Akbar.
Ketiganya membagikan pengalaman dan wawasan seputar kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta manajemen diri dalam konteks mahasiswa masa kini. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas secara interaktif dan inspiratif.

Rahmat Puja Kusuma menekankan pentingnya kesadaran bermedia di era digital sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kebenaran informasi. Promono Widi Kurniawan mengulas tentang strategi berorganisasi yang efektif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Sementara itu, Teguh Jairyanur Akbar memotivasi peserta untuk terus menumbuhkan kedisiplinan dan komitmen dalam mengelola diri agar menjadi pribadi yang berdaya saing tinggi.
Melalui kegiatan LKMMD & MO ini, HIMA PBSI FKIP UMS menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam kepemimpinan dan kepribadian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan soft skill melalui organisasi merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengenali potensi diri, mengasah kemampuan komunikasi, dan memperkuat kolaborasi antaranggota. Harapannya, para peserta LKMMD & MO dapat menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh, baik dalam organisasi kampus maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Dengan semangat “Cerdas Bermedia, Cerdas Berorganisasi, Tuntas Manajemen Diri,” mahasiswa PBSI FKIP UMS diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya berpikir kritis dan komunikatif, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan empati sosial yang tinggi — kualitas yang sangat dibutuhkan dalam membangun peradaban bangsa yang berkemajuan.