Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperingati hari jadinya yang ke-67 dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur. Momentum bersejarah ini, sejumlah dosen dan guru besar dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UMS berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Capaian ini tidak hanya menjadi kado istimewa bagi UMS, tetapi juga bukti nyata bahwa insan akademik PBSI terus berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu penghargaan tertinggi diraih oleh Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., yang dinobatkan sebagai Periset dengan Kinerja Terbaik di Bidang Sosial Humaniora Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensinya dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kajian bahasa dan humaniora. Kiprah Prof. Markhamah dalam dunia riset telah menjadi inspirasi bagi sivitas akademika PBSI untuk terus memperkuat budaya penelitian yang produktif dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Tak kalah membanggakan, Prof. Harun Joko Prayitno, M.Hum. juga mengharumkan nama program studi melalui prestasinya sebagai Pengelola Jurnal Terbaik Tahun 2025 dengan jurnal IJOLAE (Indonesian Journal on Learning and Advance Education). Di bawah kepemimpinannya, IJOLAE berhasil menembus reputasi internasional dan menjadi salah satu jurnal unggulan di bidang pendidikan. Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat UMS, khususnya Prodi PBSI, dalam memperkuat peran publikasi ilmiah sebagai bagian penting dari caturdarma perguruan tinggi.
Selain dua guru besar tersebut, penghargaan juga diberikan kepada para dosen yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi melalui Satya Lencana Ahsanul Amal.
Mereka adalah Drs. Zainal Arifin, M.Hum. sebagai penerima Satya Lencana Ahsanul Amal 20 Tahun, serta Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., Dr. Miftakhul Huda, M.Pd., dan Dipa Nugraha, Ph.D., masing-masing sebagai penerima Satya Lencana Ahsanul Amal 10 Tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian, integritas, dan dedikasi mereka dalam mendedikasikan dan membangun mutu pendidikan dan mencetak generasi pendidik yang unggul dan berkarakter.
Momentum Milad ke-67 UMS ini menjadi ajang refleksi sekaligus perayaan atas kerja keras dan prestasi sivitas akademika. Penghargaan yang diraih para dosen dan guru besar PBSI FKIP UMS menunjukkan bahwa komitmen terhadap keunggulan akademik, penelitian, dan pengabdian tak kenal henti. Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa PBSI FKIP UMS terus menjadi salah satu motor penggerak kemajuan akademik di lingkungan UMS. Melalui semangat riset, publikasi, dan pengabdian yang berkelanjutan, PBSI berkomitmen untuk melahirkan pendidik dan peneliti yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berjiwa humanis dan islami.
