Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMS

Delapan Dosen PBSI FKIP UMS Dinyatakan Kompeten dalam Bidang Penyuntingan Naskah oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang akademik dan profesionalisme dosen. Sebanyak delapan dosen PBSI FKIP UMS dinyatakan kompeten dalam Sertifikasi Kompetensi Penyuntingan Naskah yang diselenggarakan dan diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen PBSI FKIP UMS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan dunia kebahasaan serta industri kreatif berbasis literasi.

Adapun delapan dosen yang berhasil meraih sertifikasi kompetensi tersebut ialah Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., Dr. Main Sufanti, M.Hum., Dini Restiyanti Pratiwi, S.Pd., M.Pd., Drs. Zainal Arifin, M.Hum., Dipa Nugraha, Ph.D., Dr. Miftakhul Huda, M.Pd., Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D., serta Gallant Karunia Assidik, S.Pd., M.Pd. Keberhasilan ini merepresentasikan kualitas institusi dalam membangun budaya akademik yang kompetitif dan berorientasi mutu berkemajuan dan unggul.

Sertifikasi kompetensi penyuntingan naskah merupakan pengakuan resmi terhadap kemampuan profesional seseorang dalam bidang penyuntingan bahasa dan naskah sesuai standar nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kompetensi tersebut mencakup kemampuan memahami kaidah kebahasaan, menyunting struktur dan isi naskah, memastikan ketepatan penggunaan bahasa, hingga menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik. Dalam era digital dan perkembangan media yang sangat cepat, kemampuan penyuntingan naskah menjadi keterampilan strategis yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor, baik pendidikan, penerbitan, jurnalistik, media digital, maupun industri kreatif lainnya.

Keberhasilan delapan dosen PBSI FKIP UMS tersebut menunjukkan bahwa dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai tenaga profesional yang memiliki kompetensi terstandar secara nasional. Hal ini sekaligus memperkuat posisi PBSI FKIP UMS sebagai program studi yang tidak hanya fokus pada pengembangan teori kebahasaan dan kesastraan, tetapi juga penguatan kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri bahasa saat ini.

Di tengah tantangan globalisasi dan transformasi digital, dunia pendidikan tinggi dituntut untuk mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas dosen menjadi langkah penting dalam mendukung mutu pembelajaran. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas tersebut karena dosen dituntut untuk terus memperbarui wawasan, keterampilan, dan profesionalitasnya sesuai standar yang berlaku. Dengan dosen yang kompeten, proses pembelajaran di kelas juga akan semakin berkualitas, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika PBSI FKIP UMS untuk terus berkembang, bertransformasi dan meningkatkan kompetensi di berbagai bidang bahasa, sastra dan pembelajarannya. Profesionalisme dalam bentuk sertifikasi yang dinyatakan kompeten tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan visi institusi UMS sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing global. Selain itu, capaian tersebut menunjukkan bahwa PBSI FKIP UMS terus bergerak aktif dalam mendukung program penguatan kompetensi yang selaras dengan semangat “Diktisaintek Berdampak” dan pengembangan pendidikan berbasis mutu.

Lebih dari sekadar capaian administratif, sertifikasi kompetensi ini memiliki makna strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap kualitas tenaga pendidik di perguruan tinggi khususnya Prodi PBSI FKIP UMS. Profesionalisme dosen yang diakui secara nasional oleh lembaga sertifikasi yang reputatif akan memberikan dampak positif terhadap kualitas lulusan, reputasi institusi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang bahasa, sastra dan pembelajarannya.

Harapannya, capaian ini menjadi langkah awal bagi penguatan kompetensi lain yang dapat mendukung pengembangan akademik maupun profesionalisme dosen PBSI FKIP UMS dan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus mencetak insan akademik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa melalui bahasa, sastra dan pembelajarannya.

Scroll to Top