Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMS

PBSI Kenalkan Budaya Akademik Kampus dalam Kegiatan Bertajuk Future Insight UMS

Kegiatan Future Insight yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UMS menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan dunia perkuliahan kepada para siswa sekolah menengah. Lebih dari sekadar agenda promosi, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memberikan pengalaman untuk merasakan langsung suasasna akademik dan budaya belajar di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Future Insight, para peserta tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi diposisikan sebagai calon mahasiswa yang berkesempatan mengikuti kelas kuliah sederhana. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata tentang proses perkuliahan, interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta iklim intelektual yang menjadi ciri khas Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan diawali dengan materi kuliah pertama yang dipandu oleh dosen sastra yang kompeten di bidangnya, Dipa Nugraha, Ph.D. Dalam sesi yang berlangsung di ruang kuliah smartclass C.2.5 tersebut, peserta diajak menelusuri sejarah sastra Indonesia. Materi disampaikan secara komunikatif dan kontekstual, sehingga mampu menarik minat siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sastra sebagai bagian dari perjalanan bangsa dan identitas kebudayaan.

Selain mengikuti sesi perkuliahan, peserta Future Insight juga diajak mengenal berbagai fasilitas akademik yang dimiliki Prodi PBSI FKIP UMS. Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah Laboratorium Literasi, sebagai ruang pengembangan minat, kreativitas, dan kompetensi literasi mahasiswa. Kegiatan pengenalan laboratorium ini dipandu oleh para duta mahasiswa dari HMP PBSI, yakni Meydika Triyan Kusuma, Andika Yuda Saputra, Isna Dini Rahmawati, dan Nindy Muji Utami, yang berperan aktif menjelaskan fungsi, program, serta aktivitas yang dijalankan di dalamnya.

Dalam proses pengenalan Laboratorium Literasi tersebut, para siswa disambut dengan hangat oleh anggota pengurus inti Laboratorium Literasi, Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd. Melalui sambutan dan penjelasan yang komunikatif, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai peran laboratorium sebagai pusat kegiatan literasi, produksi karya kebahasaan dan kesastraan, serta ruang kolaborasi akademik yang mendukung pembelajaran di Prodi PBSI. Suasana yang akrab dan terbuka semakin menegaskan bahwa Laboratorium Literasi menjadi salah satu sarana strategis dalam membentuk budaya literasi yang aktif dan berkelanjutan di lingkungan PBSI FKIP UMS.

Selanjutnya, materi kuliah kedua berfokus pada pengenalan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Prodi PBSI FKIP UMS. Sesi ini dipandu langsung oleh Ketua Program Studi PBSI FKIP UMS, Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan profil program studi, keunggulan akademik, peluang pengembangan diri, serta prospek lulusan PBSI di masa depan. Penyampaian yang lugas dan inspiratif membuat peserta semakin yakin akan pilihannya untuk hadir menjadi mahasiswa Prodi PBSI dalam balutan kegiatan Future Insight.

Secara keseluruhan, kegiatan Future Insight berlangsung dalam suasana yang hangat dan menggembirakan. Interaksi yang terbangun antara dosen, panitia, dan peserta menciptakan kesan positif serta pengalaman bermakna bagi para siswa. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan Prodi PBSI FKIP UMS, tetapi juga menanamkan motivasi dan kepercayaan diri bagi siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui Future Insight, UMS menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan dunia akademik dengan generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa promosi pendidikan dapat dilakukan secara edukatif, humanis, dan inspiratif—sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai ruang tumbuhnya masa depan intelektual bangsa.

Scroll to Top