Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMS

Gelar DIKRAMA#12, PBSI Fasilitasi Mahasiswa Asah Kemampuan Akademik


Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan DIKRAMA#12 (Diskusi Interaktif Mahasiswa) sebagai upaya menggali dan mengembangkan potensi akademik mahasiswa, khususnya dalam penyusunan artikel ilmiah. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang produktif bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil karya ilmiah yang merupakan luaran dari mata kuliah yang telah ditempuh.

Pada pelaksanaan DIKRAMA#12 kali ini, hadir dua mahasiswa pemakalah yang memaparkan hasil artikelnya di hadapan peserta. Pemakalah pertama, Dhimas Styawan, menyampaikan hasil kajian ilmiahnya dengan penuh percaya diri, disusul oleh Maeva Putri Ana yang mempresentasikan paper kedua.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari perwakilan pimpinan program studi, yakni Unit Penjaminan Mutu Prodi PBSI FKIP UMS, Drs. Zainal Arifin, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya budaya akademik yang kuat, khususnya dalam keterampilan menulis ilmiah sebagai bekal utama mahasiswa di dunia akademik maupun profesional.

“Mahasiswa tidak hanya aktif dalam kuliah, tapi juga aktif dalam berogranisasi dan aktif berkarya. Bisa berupa karya yang dilombakan atau dipublikasikan di jurnal berputasi nasional atau bahkan internasional.” tuturnya

Turut hadir pula Kepala Laboratorium PBSI FKIP UMS, Dr. Main Sufanti, M.Hum., yang memberikan motivasi serta arahan akademik kepada seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti DIKRAMA menjadi sarana strategis dalam melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komunikatif mahasiswa. Serta dengan DIKRAMA ini prodi dapat menyerap aspirasi dan masukan mahasiswa audiens yang hadir untuk pengembangan program studi yang berkelanjutan dan adaptif sesuai perkembangan zaman.

“Program studi siap memfasilitasi mahasiswa dalam berkarya, kita punya laboratorium literasi yang siap menampung potensi-potensi mahasiswa.” pungkasnya

Suasana diskusi berlangsung interaktif dan dinamis. Mahasiswa yang hadir sebagai audiens tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan, memberikan sanggahan, serta masukan konstruktif terhadap kedua makalah yang dipresentasikan. Interaksi tersebut mencerminkan tingginya antusiasme serta keterlibatan mahasiswa dalam membangun tradisi ilmiah yang sehat.

Melalui DIKRAMA#12, PBSI FKIP UMS kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi juga produsen pengetahuan melalui karya ilmiah yang berkualitas.

Scroll to Top