
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 melalui kegiatan bertajuk Prodiria, yang menjadi salah satu rangkaian acara dalam kegiatan Masta POMB tingkat fakultas.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UMS ini dihadiri oleh jajaran dosen PBSI dan dipandu secara langsung oleh Ketua Program Studi PBSI Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan menggembirakan, dengan berbagai sesi pengenalan program studi, budaya akademik, serta nilai-nilai kehidupan mahasiswa yang dikemas secara interaktif.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut guru besar Prodi PBSI bidang linguistik pragmatik sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., yang memberikan sambutan sekaligus pesan motivasi kepada para mahasiswa baru. Dalam sambutannya, Prof. Harun menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar PBSI FKIP UMS. Ia juga berpesan agar mahasiswa baru mampu menjadi insan yang unggul dalam akhlak dan keilmuan, sebagai bekal dalam bersaing dan menjalani perkuliahan dan berdampak dalam kemasyarakatan.

Dalam kegiatan ini, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. juga menyampaikan tagline terbaru One UMS, One ID, One SIAP Berdampak. Konsep One UMS mengandung makna satu hati, satu tujuan, satu energi, serta satu kebulatan tekad untuk mewujudkan UMS sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang Islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa bersyukur harus dilakukan secara vertikal dan horizontal.
“Kekuatan positif, energi positif, destinasi positif, serta kesatuan hati harus menjadi modal utama setiap mahasiswa UMS. Bersyukur secara vertikal berarti meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, sedangkan bersyukur secara horizontal diwujudkan melalui belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan tekun, dan memberikan manfaat bagi sesama.” ujarnya
Tagline kedua, One ID, menurut Harun bermakna ikhtiar dan doa. Mahasiswa PBSI UMS diharapkan menjaga keseimbangan antara usaha yang maksimal dan ibadah yang konsisten. “Kita tidak bisa hanya berusaha tanpa berdoa, atau sebaliknya. Harus ada tawazun, keseimbangan antara material dan spiritual,” tegasnya.
Sementara itu, One SIAP Berdampak merupakan panggilan untuk menjalankan akronim dari PBSI FKIP UMS, SIAP merupakan akronim dari Santun, Inovatif, Amanah dan Profesional. “Sebagai mahasiswa PBSI UMS, hendaknya sangat wajib untuk mengimplementasikan tagline SIAP tersebut yang harapannya akan berdampak bagi kehidupan akademik dan sosial,” ujarnya.
Kegiatan Prodiria menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat Program Studi, sekaligus memperkuat ikatan awal sebagai sivitas akademika yang menjunjung nilai-nilai integritas, akhlak, dan keunggulan di bidang bahasa dan sastra Indonesia. Mahasiswa Baru Prodi PBSI tahun 2025/2026 diharapkan mampu memberikan sumbangsih prestasi dan karya yang membanggakan di masa mendatang di bidang akademik dan non-akademik.